Digitalisasi Warung Sebagai Langkah Selanjutnya di Indonesia

Februari 6, 2019
Posted in Berita
Februari 6, 2019 Ivan Syafarwan

Digitalisasi Warung menjadi perlombaan baru di Indonesia.

Kita telah melihat para raksasa e-commerce berhasil membantu banyak usaha dalam memasarkan produknya secara online. Sekarang mereka mulai membidik warung dengan pemain-pemain seperti Bukalapak, Hypermart & Nobu (Lippo) dan TokoSmart (Sinarmas). Mari kita bahas lebih lanjut.

Agen Bukalapak

Agen Bukalapak

Bukalapak mencoba untuk menggantikan agen penjualan yang memasok warung-warung di pasar tradisional. Dengan memberikan insentif berupa diskon Bukalapak mencoba memenangkan pasar dengan cara konvensional tersebut. Cepatnya penguasaan pasar dengan cara ini tentunya berdampak pada besarnya biaya yang dikeluarkan untuk mengedukasi pasar.

Kami merasa cara tersebut belum cukup tepat untuk menciptakan sebuah model bisnis yang berkelanjutan di pasar yang sangat sensitif dengan perubahan harga, meskipun untuk akuisisi pasar akan memberikan angka yang besar di awal implentasinya.

Agen Bukalapak menawarkan ragam produk dan juga memungkinkan pemilik warung untuk menjual produk digital seperti pulsa dan token listrik. Agen Bukalapak juga menawarkan komisi untuk setiap penjualan barang yang tersedia di Bukalapak melalui pemilik warung.

Warung Digital

Pak Mochtar Riady - Warung Digital

Warung Digital

Gagasan dari pendiri Lippo Grup Pak Mochtar Riady adalah untuk membantu pengusaha warung tradisional memasuki ranah digital dan membuka kesempatan yang luas untuk mereka. Hal ini merupakan objektif dari pengembangan Warung Digital yang dipimpin oleh Hypermart dan Bank Nobu. Dimana pada  tahun lalu secara resmi diluncurkan dan diresmikan oleh Menteri Perdagangan di Boyolali, Jawa Tengah.

Inisiatif ini juga diluncurkan sebagai solusi untuk memerangi kemiskinan di daerah T2 dan T3 Indonesia.

Untuk mendapatkan lebih banyak sorotan di Jakarta, Lippo berinvestasi untuk Warung Pintar melalui OVO.

TokoSmart

Tokosmart menawarkan solusi yang lebih fleksibel untuk melakukan pengisian stok barang kepada pemilik warung. Tokosmart digagas oleh Bizzy Distributin yang didukung oleh grup Sinarmas.

Umumnya pemilik warung hanya mengandalkan agen penjualan yang berkeliling untuk menawarkan stok barang kepada para pemilik warung. Dengan Tokosmart, mereka dapat mengorder barang yang mereka butuhkan kapanpun. Dengan aplikasi ini, pemilik warung juga dapat melihat barang apa saja yang saat ini tersedia.

TokoSmart juga akan menambahkan produk digital yang nantinya dapat dijual oleh pemilik warung.

Saat ini TokoSmart masih dalam fase pengembangan dimana aplikasi ini baru saja diluncurkan pada awal Januari 2019 dan tampaknya menampilkan angka yang cukup menjanjikan.

Kesimpulan

Walaupun pasar ini masih tegolong sangat baru, melihat antusias para pemain yang terlibat tampaknya persaingan akan dengan sangat cepat memanas. Tinggal menunggu waktu untuk pemain besar lainnya seperti Tokopedia untuk ikut serta dalam permainan ini.

Perkembangan pasar e-commerce Indonesia tentunya mengarah pada usaha tradisional dan kota-kota kecil di daerah T2 & T3. Pasar yang masih belum terjamah dan masih banyak sekali usaha di Indonesia yang masih dilakukan secara tradisional.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Contact

Get Connected.

We welcome you to contact us for more information
about any of our products or services.

We would love to talk to you!

Let's have some coffee

Whatever the project is you want us to work on, or whatever problem you have. Please reach out to us! We would love to talk to you and learn more about how we can help you.

Every project is different and we want to translate your wishes in a solution that makes or saves you money. From Web Development, Mobile Development to full end to end projects we are looking forward to starting this journey with you.

CALL: +62 21 30032327

Contact