DayaTani, startup agritech yang berbasis di Singapura, telah berhasil mengumpulkan $2,3 juta dalam pendanaan awal, menandai langkah penting dalam misinya untuk mengubah pertanian di Indonesia. Putaran ini dipimpin oleh Ascent Venture Group, dengan partisipasi dari Northstar Ventures, BRI Ventures, dan Gentree Fund. Selain itu, DayaTani juga menerima dukungan strategis dan operasional dari Wright Partners, sebuah pembangun usaha korporat terkemuka, menyoroti pendekatan multifaset untuk mendorong inovasi dalam pertanian.
Didirikan pada tahun 2023 oleh Ankit Gupta dan Deryl Lu, DayaTani bertujuan untuk meningkatkan hasil para petani Indonesia dengan mengimplementasikan teknologi canggih ke dalam metode bertani tradisional. Startup ini akan mengerahkan lebih dari 100 perangkat IoT di seluruh Jawa, menciptakan jaringan stasiun cuaca yang akan menyediakan data cuaca lokal yang akurat langsung kepada petani. Inisiatif ini diharapkan dapat meningkatkan proses pengambilan keputusan dan produktivitas pertanian.
DayaTani mengoperasikan beberapa situs penelitian dan pengembangan di Jawa, fokus pada beberapa tanaman termasuk padi, cabai, kentang, dan bawang merah. Situs-situs ini berfungsi sebagai tempat pengujian untuk praktik dan teknologi pertanian baru, bertujuan untuk menetapkan patokan untuk teknik bertani optimal di wilayah tersebut.
Keterlibatan Wright Partners dengan DayaTani melampaui dukungan finansial. Sebagai pembangun usaha korporat, Wright Partners memberikan keahlian yang tidak ternilai dalam skala dan pengembangan startup, memastikan bahwa DayaTani tidak hanya memajukan solusi teknologinya tetapi juga meningkatkan model bisnis dan jangkauan pasar. Kolaborasi ini menegaskan komitmen kedua entitas untuk mendorong dampak sosial yang signifikan dan pertumbuhan berkelanjutan di sektor agritech Indonesia.
Seiring dengan perluasan operasinya dan penyempurnaan teknologinya, DayaTani berdiri sebagai pemain kunci dalam gerakan modernisasi praktik pertanian di Indonesia, menjanjikan masa depan di mana teknologi dan tradisi bergabung untuk menciptakan ekosistem pertanian yang berkelanjutan.

