Skip to content

Programs

Portfolio & Thesis

Vertical AI Emerging Markets

Ventures / Portofolio & Tesis

Vertical AI Emerging Markets.

Infrastruktur AI horizontal cenderung dikuasai oleh pemain global berskala besar. Sebaliknya, porsi nilai Vertical AI akan dinikmati oleh para pelaku industri yang menguasai domain bisnis secara mendalam. Di Indonesia dan Asia Tenggara, kategori inilah yang menjadi landasan utama fondasi investasi selama satu dekade ke depan. Sprout Ventures menanamkan kompetensi pada Fintech AI, Agritech AI, Healthtech AI, hingga Logistics AI dan sektor teregulasi seperti perbankan yang diawasi OJK serta jaringan rumah sakit yang terintegrasi dengan SATUSEHAT. Kami mendukung pelaku industri yang membutuhkan kapabilitas rekayasa produk serta kecerdasan buatan untuk melipatgandakan pertumbuhan bisnis mereka.

Fintech AIAgritech AIHealthtech AIAI Sektor Teregulasi

Peluang AI yang menarik bagi pasar negara berkembang

Dua tren besar bertemu di Indonesia dan Asia Tenggara pada tahun 2026. Pertama, kemudahan akses ke frontier model memungkinkan setiap founder mengadopsi kapabilitas kecerdasan buatan dalam waktu singkat. Kedua, para pelaku industri lokal yang telah memiliki aset data, jaringan kemitraan, serta akses regulasi, seperti bank dengan riwayat transaksi atau rumah sakit dengan rekam medis kini memegang jalur distribusi krusial. Bisnis Vertical AI yang memenangkan pasar berkembang adalah mereka yang didirikan oleh praktisi industri yang telah menguasai jalur distribusi tersebut. Tesis investasi kami berfokus penuh untuk mendukung mereka.

$1.3 Miliar
Pendanaan fintech SEA (111 kesepakatan), kategori pendanaan vertical-AI terbesar 2025–2026
$393 Juta
Pendanaan teknologi healthtech Asia Tenggara (35 kesepakatan), kategori pendanaan vertical-AI terbesar kedua
9.5%
Pangsa investasi agritech di Asia Tenggara (naik dari 3,2% pada 2019)
Domain + AI + Pengembangan Produk
Tiga kombinasi keahlian utama yang kami cari dari para founder dan siap kami dukung
Visual khas

Peta panas kematangan Vertikal × AI

Peta panas dua poros dengan vertikal (Fintech, Healthtech, Agritech, Logistik, Proptech, Edtech, Media, Pemerintah) pada satu poros dan kematangan adopsi AI (Mendasar, Berkembang, Berskala, Berkembang Berkelanjutan) di poros lainnya. Sel dianotasi dengan operator Asia Tenggara bernama di mana publik, dan ditandai dengan di mana Sprout terlibat, di mana berikutnya, dan di mana kami lewatkan: disiplin tesis, bukan tebar jaring. Segera hadir.

Bagaimana prinsip kami dalam memilih peluang vertical-AI

Empat komitmen yang membedakan tesis vertical-AI Sprout dari strategi portofolio AI umum.

01

Prioritaskan founder pelaku industri

Pemenang vertical-AI di pasar berkembang adalah praktisi yang punya kedalaman industri, relasi, dan jaringan distribusi, bukan teknolog yang hanya punya demo AI. Kami mendahulukan founder yang menguasai industrinya dan butuh tim AI + product engineering, bukan sebaliknya.

02

Jalur Distribusi > Model

Di dunia vertical-AI, model AI canggih itu hanya syarat standar (table stakes). Jalur distribusi, hubungan regulator, jaringan pelanggan, dan posisi rantai pasok adalah benteng bisnisnya (moat). Kami berinvestasi jika distribusi sudah siap atau jalurnya jelas; kami tidak percaya kualitas model saja bisa memenangkan pasar.

03

Memahami regulasi dan kebijakan

Di sektor fintech, healthtech, dan agritech (termasuk aturan halal & BPOM), aplikasi vertical-AI diawasi ketat oleh hukum. OJK, BI, UU PDP, BPJPH, SATUSEHAT, BSSN: startup yang mendesain produk sesuai aturan ini akan sukses besar. Yang mengurus izin belakangan sebagai formalitas akan mandek di Seri A.

04

Berbasis product engineering

Sektor dengan benteng bisnis terkuat (fintech, healthtech) butuh product engineering yang mendalam, bukan sekadar modal koleksi prompt. Kami bermitra jika keahlian produk, AI, dan regulasi Sprout bisa mendongkrak bisnis secara masif. Kami menolak proyek yang cuma menjadi wrapper (kulit luar) dari API model AI umum dan tidak memerlukan tim kami.

Titik fokus tesis kami

Empat sektor industri tempat Sprout Ventures berkolaborasi aktif dengan para founder dan portofolio aliansi.

Fintech AI

Solusi keputusan kredit, fraud, KYC/KYB, AML, pantau transaksi, manajemen kekayaan, dan asuransi. Patuh pada aturan OJK, jalur pembayaran BI, dan pengawasan AML PPATK. Sektor dengan basis regulatory-AI engineering terkuat Sprout.

AI KreditFraud + AMLOtomatisasi KYCAI Asuransi

Agritech AI

Solusi agronomi petani swadaya, prediksi hasil panen, deteksi hama, tata kelola rantai pasok, dan pemantauan harga komoditas. Didukung kedalaman aliansi Sprout pada platform petani kecil di portofolio Wright Partners.

Agronomi Petani KecilPrediksi Hasil PanenRantai PasokIntelijen Komoditas

Healthtech AI

Solusi rekam medis, integrasi SATUSEHAT, sistem keputusan klinis, pengalaman pasien, tata kelola telemedisin, dan klaim asuransi. Dirancang khusus sesuai target Rekam Medis Elektronik (RME) Kemenkes dan aturan UU PDP.

Rekam KlinisSATUSEHATAI KlaimPengalaman Pasien

Logistics + Supply Chain AI

Solusi maritim, pengiriman last-mile, manajemen gudang, cold chain, dan fulfillment e-commerce lintas batas. Tesis ini diperkuat oleh rekam jejak panjang Sprout di sektor logistik melalui TITIP dan sekitarnya.

MaritimLast-MileRantai DinginPemenuhan Lintas Batas

Peran nyata tesis vertical AI kami

Bukti konkret kesuksesan tesis kami: nyata di portofolio Sprout dan di seluruh peta pelaku usaha Asia Tenggara.

SPROUT WORK

Vertical agritech AI: penghargaan perak Tech4Good, peningkatan hasil panen 30–50%

Bisnis ventura agritech mitra Sprout mengembangkan AI agronomi untuk petani kecil Indonesia. Model visi (vision model) mengubah foto lapangan menjadi panduan khusus lewat WhatsApp dengan bahasa Indonesia & daerah. Pemenang Silver di Salesforce Tech4Good Awards 2025.

30–50%Laporan penaikan hasil panen semangka para petani mitra
MARKET BENCHMARK

Fintech AI: sektor dengan suntikan modal terbesar di Asia Tenggara

Sektor fintech SEA meraup pendanaan $1,3 miliar lewat 111 kesepakatan, menjadi ladang investasi vertical-AI terbesar di kawasan ini. Pemain besar seperti Kredivo, Pluang, dan Xendit membangun platform finansial berbasis inti AI untuk solusi kredit, fraud, manajemen kekayaan, dan jalur pembayaran.

$1,3 miliar / 111 kesepakatanTotal pendanaan fintech Asia Tenggara
MARKET BENCHMARK

Agritech: pangsa investasi startup dengan pertumbuhan tercepat di Asia Tenggara

Porsi investasi agritech di Asia Tenggara melesat dari 3,2% (2019) ke 9,5% (laporan terbaru). Kenaikan hampir 3x lipat ini membuktikan masuknya era AI ke pertanian serta keberhasilan startup besutan pelaku industri lapangan seperti eFishery, Aruna, Dayatani, dan Jala.tech dalam memvalidasi tesis ini.

3.2% → 9.5%Pangsa deals investasi agritech Asia Tenggara (2019 → terbaru)

Sedang membangun startup Vertical-AI untuk pasar Indonesia atau Asia Tenggara?

Beri tahu kami sektor industri Anda, termasuk modal relasi lapangan (operator relationship) yang sudah Anda pegang: kepemilikan data, hubungan regulator, jaringan klien, atau posisi rantai pasok. Kami mendahului jalur distribusi baru kemudian tesis AI. Jika cocok, kita bisa susun kerja sama dalam bentuk: co-build, technical co-founder, atau alliance engagement. Kemungkinan terburuk: penolakan yang jujur. Kemungkinan terbaik: startup Anda mendapatkan dukungan AI + product engineering yang kuat untuk mengubah jalur distribusi menjadi mesin bisnis yang tumbuh berlipat ganda.

Start a project